Warna api di kompor gas kamu berbeda-beda? Ada yang birunya cerah, ada juga yang kemerahan atau bahkan kekuningan. Ternyata, warna api ini bukan sekadar tampilan biasa.
Yuk, kenali arti dari setiap warna api dan apa yang sebaiknya kamu lakukan!
Api Berwarna Biru
Ini yang paling ideal. Api biru menandakan gas terbakar dengan sempurna karena campuran gas dan udara seimbang. Pembakaran seperti ini menghasilkan panas maksimal, lebih hemat gas, dan minim jelaga atau asap hitam di dasar panci.
Kalau kompor kamu menyala biru stabil, itu artinya kompor dalam kondisi baik dan aman digunakan.
Api Berwarna Merah atau Jingga
Warna merah atau jingga pada api menandakan pembakaran tidak sempurna. Biasanya disebabkan oleh:
– Kotoran atau debu yang menumpuk pada lubang pembakar (burner), sehingga udara tidak bisa masuk dengan optimal
– Sisa makanan atau cairan yang tumpah dan mengering di area kompor
– Ventilasi udara terhambat, membuat campuran gas dan oksigen tidak seimbang
Selain kurang efisien, api merah juga lebih boros gas dan bisa meninggalkan jelaga hitam di bagian bawah panci atau wajan.
Api Berwarna Kuning
Berbeda dengan merah yang umumnya karena kotoran, api kuning lebih sering menandakan kebocoran gas atau pasokan oksigen yang sangat kurang. Kondisi ini berisiko menghasilkan gas karbon monoksida yang berbahaya jika terhirup dalam ruangan tertutup.
Jika kompor kamu mengeluarkan api kuning, sebaiknya:
1. Matikan kompor segera
2. Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik
3. Periksa selang dan regulator gas, apakah ada yang longgar atau retak
4. Jangan gunakan kompor sampai masalah teratasi
Baca juga: Arti Warna Jarum Regulator Gas
Warna api yang konsisten biru adalah salah satu indikator kompor bekerja dengan baik. Untuk itu, penting memilih kompor dengan kualitas burner yang terjaga dan material yang tahan lama.
SANEX menghadirkan berbagai pilihan kompor gas dengan sistem pembakaran yang dirancang stabil dan efisien, sehingga lebih hemat gas dan aman digunakan untuk kebutuhan memasak harian di rumah.